Pemeran Utama Yes or NO 2 : Aom Sucharat (Pie) dan Tina Jittaleela (Kim) ^__^
Kenapa? Kamu yang telah menonton film Yes or No 2, sekuel kedua dari Film fenomenal Yes or No tentang cinta romantis yang mengharukan antara Kim dan Pie, pasti mengerti. Yes or No 2 ternyata sangat mempermainkan emosi para penggemarnya. Film dimulai dengan suasana yang membawa kita kembali ingat pada adegan romantis favorit Yes or No saat Kim dan Pie dikelilingi lilin-lilin dan bayangan kupu-kupu yang mereka ciptakan bersama. Betapa manis dan romantis, saat Kim dan Pie merayakan anniversary (hari jadi) hubungan mereka yang telah berjalan satu tahun. Sebuah hubungan kasih yang penuh tantangan dan perjuangan. Pie yang diperankan sangat sempurna oleh Aom Sucharat Manaying, kembali memukau para penggemar dengan akting dan penampilan yang sangat memikat di film YON2 ini. Kim yang diperankan oleh Tina Jittaleela menunjukkan kualitas akting yang meningkat pesat, bahkan harus diakui tak’kan ada yang bisa lebih baik memerankan Kim seperti Tina Jittaleela, karakter charming yang juga sangat girly di beberapa sisi.
Adegan Romantis Favorit Kim and Pie di sekuel Yes or No pertama ^___^
Film Yes or No 2 berlandaskan pada kisah yang sangat matang,
Sang Penulis cerita Nepalee sungguh piawai membuat alur cerita yang sangat
mengalir dan indah. Kita diajak berbahagia dan tersenyum malu saat menyaksikan
adegan romantis Kim dan Pie, kita ikut terlarut sedih saat menyaksikan Kim dan
Pie harus berdebat emosi hanya karena cinta yang terlalu kuat dan mendalam satu
sama lain. Terlebih kehadiran karakter Yam yang diperankan sangat baik oleh Apittha
Kalaiudom, Cinta-nya pada Kim sama tulusnya dengan cinta Pie kepada Kim. Harus
diakui ketika ada dua cinta yang sama kuatnya saling bertabrakan, semua pihak
akan terluka. Saraswadee Wongsompetch, sang sutradara layak mendapat pujian dan
apresiasi untuk film “Cantik” ini.
A sweet romantic shoot from Yes or No 2 collection - Kim and Pie
Setelah tiga tahun hubungan mereka. Cinta yang Pie rasakan
pada Kim bertumbuh dengan pasti dan semakin kuat, demikian pula Kim kepada Pie,
namun cinta yang terlalu mendalam ini membuat Pie sangat “melekat” pada sang
pangeran hati Kim. Kesan yang tersirat adalah betapa over protektif-nya Pie
terhadap Kim. Sulit untuk berpisah, ingin selalu berkomunikasi, bermanja, dan
dekat pada sang kekasih. Sangat indah namun sangat mengikat kuat. Kim berperan
sebagai kekasih yang selalu sabar, pendengar yang baik, dan bagai lelaki gentle
yang selalu siap melayani dan memanjakan Pie. Ada saat-saat dimana kita
mengerti bahwa cinta dapat menjadi begitu rumit karena cinta itu sendiri. Yes
or No 2 menceritakan semuanya
Adegan saat Kim akan meninggalkan Pie untuk magang ke provinsi Nan - So Romantic!.
Beberapa adegan favorit di Yes or No 2 juga tak kalah
memikat dengan sekuel terdahulunya Yes or No 2. Antara lain adegan pembukaan
yang begitu manis dan romantis, saat Kim dan Pie merayakan First Anniversary
hubungan mereka. Adegan saat Pie datang disaat-saat terakhir Kim akan pergi ke
provinsi Nan untuk tugas magangnya, membawa syal hasil rajutan-nya semalaman
setelah pertengkaran mereka. Adegan saat Kim dan Yam bersama-sama di hari
magang mereka dan membawa benih-benih cinta di hati Yam terhadap Kim yang
charming. Adegan saat Kim menelepon Pie
setiap jam 8 malam, karena kerinduan yang besar satu sama lain, dan kita dapat
tersenyum malu sendiri mendengar kata-kata sederhana yang indah (Gombal juga,
haha) dari bibir Kim terhadap kekasih hatinya Pie. Luar biasa!
Proses syuting nampak kehadiran "Nerd" yang figuran abizz di film ini, Puey, Sang Sutradara Saraswadee, Aom and Tina ^___^
Beberapa tokoh pendukung juga sangat menguatkan cerita film
Yes or No 2, antara lain Puey (Sahabat Pie si cowok super kemayu dan
imut,hehehehehee), Bibi Inn (Bibi Kim pemilik toko kue dibelakang Universitas),
Maysa dan Meena (Pasangan teman magang Pie dan Puey di pusat perikanan, yang
memiliki hubungan cinta yang walaupun normal tapi juga rumit banget!), Duang
(Pimpinan tempat magang Pie, yang nyeleneh banget dan jatuh hati pada Pie dan
juga Kim gara-gara insiden Kim memakai wig panjang yang membuat kecantikannya
OUT! Hehehehehe), Papa Kim, Mama Pie, sang produser yang berperan jadi karyawan
Papa Kim, dan terutama peran pendukung yang paling dominan yaitu Yam! Orang
ketiga dalam hubungan Kim dan Pie yang juga sangat mencintai Kim setulus hati,
namun harus mengerti bahwa perasaannya datang pada pertemuan di waktu yang salah
dengan Kim. Betapa mengharukan!
Para pemeran Yes or No 2 dalam Last Concert Yes or No 2 di Hongkong : dari kiri ke kanan Appitha Kalayudom, Tina Jittaleela, Aom Sucharat Manaying, dan Puey
Puey dan Apithha Kalayudom (Yam) - Tanpa kalian Yes or No 2 terasa aneh - Good Acting Guys!
Kalau di Yes or No, kita selalu ingat pada kutipan “Ada
seribu kupu-kupu beterbangan di hati saat jatuh cinta”, maka ada lebih banyak
lagi kutipan luar biasa di film Yes or No 2. Terutama menyangkut kisah Yam yang
jatuh cinta pada Kim yang telah mencintai Pie. Adegan saat Yam dan Bibi Inn,
saling curhat satu sama lain, karena mereka mengalami hal yang hampir sama.
Jatuh cinta pada seseorang yang sudah mencintai orang lain. Bibi Inn mengatakan
hal yang sangat mengharukan kepada Yam, “ Ketika kita jatuh cinta pada
seseorang yang sudah mencintai orang lain, kita harus menerima kenyataan yang
menyakitkan, semakin kita tahu mereka saling mencintai, semakin hati kita
merasa sakit, dan jika kita memutuskan untuk menjadi orang ketiga dalam
hubungan mereka, itu akan jauh lebih menyakitkan lagi, kita harus menyimpan
perasaan ini dalam hati, menunggu untuk melihat bahwa kau akan baik-baik saja
disini.” Saat Yam bertanya apakah salah ia begitu mencintai Kim yang telah
bersama Pie? Bibi Inn menjawab,” Mungkin, ini hanya karena kalian memiliki saat
yang salah. Waktu berjalan terlalu lambat untuk mempertemukan kalian disaat
yang tepat. Kalian bertemu di saat yang salah, dan kau yang harus
terluka.” Tentulah si penulis naskah
cerita juga adalah pujangga cinta. Mengharukan!
Inn Budokan - sang pemeran bibi Inn yang lucu banget di beberapa adegan Yes or No 2 ^____^
Di satu adegan saat Pie dan Yam akhirnya bertatap muka, dan
Kim kalang kabut kuatir akan terjadi kesalahpahaman antara dua gadis cantik
yang Falling in Love pada-nya. Tak akan terlupakan, saat Pie dan Yam “berdebat
terhormat” tentang ulat pada tanaman. Saat Pie melihat Yam, mengenyahkan dan
membunuh ulat pada tanaman, Pie merasa itu jahat dan tak pantas karena setiap
ulat berharap untuk tumbuh menjadi kupu-kupu, Yam mengatakan bahwa disini
(Daerah magang pertanian) “ulat” adalah hama dan “kupu-kupu” tak dibutuhkan
disini, karena ulat memakan tumbuhan yang telah ditanam dan dirawat secara
susah payah. Sempat terdiam mendengarnya, Pie hanya butuh waktu singkat untuk
membalas dengan pernyataan yang luar biasa cerdasnya. Pie mengatakan “Kau benar,
ada beberapa ulat yang memang tidak diharapkan untuk tumbuh menjadi kupu-kupu,
karena mereka memakan tumbuhan yang telah ditanam oleh orang lain dengan susah
payah.” Apa kalian mengerti dengan maksud daripada “perdebatan terhormat” Pie
dan Yam??? Ulat mengartikan perasaan cinta, tanaman itu adalah hubungan cinta,
dan kupu-kupu adalah kebahagiaan cinta. Makna yang sangat dalam, dan sekali
lagi kita harus kagum kepada otak pujangga cinta sang penulis naskah Nepalee!
Sekuel pertama Yes or No yang nge-BoooooM! Mengangkat Popularitas Tina dan Aom seketika!
Menjelang ending cerita, film Yes or No 2 sempat
menghancurkan hati para penonton, saat Kim berdiri di tengah hujan deras di
depan rumah Pie, untuk meluruskan kembali hubungan kasih mereka yang terhempas
badai orang ketiga. Tak disangka Pie melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang
sangat dilematik kepada Kim? Adegan itu berakhir dengan berakhirnya hubungan cinta
mereka,namun tidak perasaan cinta mereka satu sama lain. Kita pun tak mampu
menjawab saat Pie menanyakan bahwa hubungan antara dua gadis yang mereka jalani,
bagaimana mereka akan saling menjaga? Pie berharap menikah dan memiliki anak
serta keluarga yang sempurna,bagaimana mereka akan mewujudkannya? Pie merelakan
semua itu demi cintanya pada Kim, tapi ketika Kim tak lagi mencintainya? Apa
artinya semua pengorbanan itu. Kim hanya sanggup bilang Ia tak pernah berhenti
mencintai Pie, dan itu memang benar. Tapi Pie, tak tahu apakah ia masih bisa
untuk mempercayai cinta Kim. Inilah adegan puncak masalah dalam film Yes or No
2.
Tokoh Tomboy Tampan Kim yang dicintai oleh Pie dan Yam
Aom Sucharat dan Apittha Kalayudom - asli akuuurrr kayak Kakak - Adik ^____^
Tina Jittaleela bersama lawan main-nya Aom Sucharat Manaying ^__^ Bagaimana hubungan mereka dalam dunia nyata????
Syukurlah, film manis nan romantis ini, tak dibiarkan
berakhir dengan air mata sad ending. Satu tahun kemudian, saat Pie dan Kim
telah menjadi pengusaha dibidang mereka masing-masing. Mindara (Nama Lengkap
Pie) adalah pemilik Dolphin Princess dan Kimhan (Nama lengkap Kim) adalah
pemilik Flora King. Masing-masing ternyata masih memendam cinta satu sama lain.
Finally, kita dapat bernafas lega melihat bahwa Kim dan Pie memang ditakdirkan
untuk saling mencintai (Dalam Film ya....) hehee..
Pasangan Serasi Tingkat Tinggi! Kim and Pie <3 <3<3
Kalau kamu adalah fans film Yes or No, jangan lewatkan film
Yes or No 2 ini. Five Star Rating From Me. Aku tak tahu apakah penilaian ini
fair atau tidak, tetapi selalu dan selalu film ini adalah film romantis yang
paling unik yang pernah aku tonton. Karena kita dan para penggemar di seluruh
dunia, Yes or No 2 ini kini hadir di mata kita lagi. Aku tak tahu apa akan ada
lagi Yes or No 3? Jika film ini hanya sampai disini saja, semoga kita akan
selalu mengenang nilai-nilai positif yang bisa kita rasakan dari film ini.
Tentu saja, memberi apresiasi tertinggi kepada segenap tim ComeOn Sweet
terutama kedua artis utama yang telah menghidupkan karakter Kim dan Pie
sebegitu nyatanya, Aom Sucharat Manaying dan Tina Jittaleela! Million Love from
Indonesia to you guys!
Thanks for watching Guys! C-ya ^____^









